Sapaan-sapaan paling aneh di dunia, Sapaan merupakan bentuk interaksi antara manusia yang saling mengenal ataupun tidak saling mengenal. Dalam adat jawa sapaan merupakan sesuatu yang wajib diterapkan. Umumnya sapaan dilakukan dengan mengucap hai, apa kabar ataupun mengucap salam bagi yang beragama muslim. Namun taukah kamu bahwa di dunia ini ada beberapa daerah yang menggunakan sapaan yang tidak biasa, atau bisa dikatakan aneh. Berikut adalah sapaan-sapaan paling aneh di dunia,
- Membungkuk di Jepang
Membungkuk merupakan salah satu etika salam yang paling populer di dunia. Di Jepang, membungkuk ialah aspek yang teramat utama dilakukan saat berjumpa rekan bisnis ataupun orang yang lebuh tua. Cara membungkuk di Jepang umumnya dengan mencondongkan badan bersama punggung tegak kedepan & ke-2 tangan berada disamping tubuh (untuk pria) sedangkan ke-2 tangan saling mengenggam di depan tubuh (untuk wanita). Ketika membungkuk mata si penyapa bakal menutup. Makin lama & rendah tubuh membungkuk menunjukkan jalinan emosional & rasa hormat yang lebih mendalam. Praktek salam dengan membungkuk juga dilakukan di Korea. Di Korea sendiri sesudah membungkuk akan dilanjutkan dengan menyalami orang yang disapa. Untuk lebih menunjukkan rasa hormat tangan kanan di sokong dengan tangan kiri sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman.
- Bertepuk tangan di Zimbabwe
Aktifitas tepuk tangan ialah rutinitas sapaan tengah malam hari di Zimbabwe. Laki-laki bakal bertepuk tangan juga sebagai tanda ucapan halo pada perempuan & selamat tinggal dengan tangan datar mereka. Tepukan yang cepat mengartikan sapaan terima kasih.
- Hormat Suku Inuit
Dari sekian banyak etika salam dari negeri, gaya sapa paling populer tentu saja berasal dari Alaska. Di Alaska kebiasaan salam dikenal dengan ‘Eskimo Kissing’. Gaya sapa masyarakat yang berdomisili di Siberia Timur & Alaska ini diambil dari kebiasaan Suku Inuit yang dinamakan Kunik. Cara melakukannya dengan saling menggesekkan ujung hidung dengan lawan bicara. Filosofi dari Kunik ini juga sebagai wujud ungkapan rasa sayang di antara anggota keluarga atau yang dicintai.
- Saling mencium hidung di Oman
Cium pipi ketika berkenalan, itu telah biasa. Yang unik, cara bertaaruf di negara Oman merupakan mencium hidung dengan hidung. Cara bertaaruf seperti ini dilakukan lebih tidak sedikit oleh para laki-laki. Mereka saling mencium hidung dengan mendorong kepala masing-masing. Cara ini menunjukan kekerabatan & kasih sayang yang dalam.
- Meludah di Kenya
Ini adalah cara menyapa paling aneh yang pernah ada & tetap berjalan sampai sekarang. Saling meludah satu sama lain yakni aspek yang biasa dilakukan oleh beberapa orang suku Massai di Kenya & Tanzania juga sebagai tanda sapaan terhadap sahabat. Bahkan meludah juga masih di terima ketika menyapa orang tua, tapi seorang anggota suku yang lebih belia secara tradisional bakal meludah di tangannya sendiri sebelum menawari terhadap anggota suku yang lebih lanjut usia untuk meludahnya sebagai tanda hormat.
- Menjulurkan lidah Suku Tibet
Bagi kita, masyarakat indonesia, menjulurkan lidah terhadap orang lain pasti dapat mengundang masalah, namun berbeda cerita jika kamu berada di Tibet. Disana menjulurkan lidah dilihat sebagai aspek yang sopan, juga yang merupakan sambutan tradisi & adat yang telah berjalan turun temurun. Dahulu pernah ada satu orang raja kejam di Tibet bernama Lang Darma yang mempunyai lidah hitam. Orang Tibet yakin bahwa raja ini dapat bereinkarnasi. Oleh karena itu, mereka saling menyapa bersama menjulurkan lidah mereka, buat membuktikan bahwa mereka bukan raja jahat yang bereinkarnasi. Etika ini konsisten terjadi tatkala berabad-abad, kini sudah menjadi sambutan kebiasaan semata.
- Hongi Selandia Baru
Gaya sapaan di Selandia Baru terinspirasi dari kebiasaan suku Maori. Gaya sapaan yang mereka pakai dinamakan Hongi. Hongi ini amat terkenal dalam kehidupan sehari-hari sampai dalam sekian banyak upacara tradisi. Cara sapaannya nyaris serupa dengan yang ada di Alaska, yakni dua orang saling berhadapan, hidung bersentuhan lalu di tekan bersamaan. Cara ini membuat mereka yakin bahwa ketika melaksanakan Hongi, berarti dua orang tersebut saling bertukar ha atau nafas hidup. Apabila Kamu telah melakukan Hongi ini untuk pertama kalinya, sehingga status kita dapat meningkat dari manuhiri (tamu), jadi tangata whenua yang berarti sudah jadi salah satu penduduk mereka. Yang unik dari suku ini, seandainya kita telah jadi warganya, itu berarti kita diharuskan mengikuti segala aktivitas di daerah mereka.







0 Response to "Sapaan-sapaan paling aneh di dunia"
Posting Komentar